Kamis, 26 Desember 2013
KKN kuliah terindah
Jumat, 27 September 2013
Kamis, 05 September 2013
TIADA LAGI RASA UNTUKMU
Lirih kau panggil namaku
Saat ku beranjak tinggalkanmu
Hanya ada maaf kataku untukmu
Kini ku tak bisa menjagamu
Jangan lagi ada harapmu untukku
Karena ku tlah robek kasih dan sayangmu
Tangismu takkan hentikanku
Hempaskan semua cerita dulu
Dengarlah bisik jiwaku
Tiada lagi rasa untukmu
Mungkin dalam tujuh putaran waktu
Bayangku telah sirna berlalu
Jangan lagi ada harapmu untukku
Karena ku telah robek kasih dan sayangmu
Tangismu takkan hentikanku
Hempaskan semua cerita dulu
Jumat, 23 Agustus 2013
Curahanku
PROPOSALKU
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN DAYA INGAT SISWA MELALUI LAYANAN PENGUASAAN KONTEN DENGAN METODE MENGHAFAL
DIKELAS VII SMP 2 JEKULO KUDUS
TAHUN PELAJARAN 2012/2013
Oleh
RIYANTI
NIM 2010-31-175
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING
UNIVERSITAS MURIA KUDUS
2012
Kamis, 22 Agustus 2013
Terima kasih tlah menjadi cerita dalam hidupku ''faylien"
smua hanya bisa kita kenang saat smua harapan cita dan mimpi yang kita ukir berdua tlah dihancurkan
aku melewati kehingar bingaran kota ini….
tapi rasaku mati….
semua senyap….sekalipun itu tidak gelap…
menikmati lampu - lampu kota..
menyusun penglihatan dari jauh mata memandang…
…………………………………..
dalamnya perasaan ini,
halusnya jujur ini…tak mengerti seperti apa hati itu berbentuk saat ini,
selalu sepi…
tapi sungguh ternikmati setiap inci yang tiada dipeduli…
keindahan di atas keacuhan…
karena itulah bahasa diam lebih indah
Rabu, 17 April 2013
Desa adat panglipuran
Desa adat Penglipuran berada di bawah administrasi Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, yang berjarak 45 km dari kota Denpasar. Letaknya berada di daerah dataran tinggi di sekitar kaki Gunung Batur. Berdasarkan data tahun 2001 yang dihimpun pemerintah, Desa Adat Penglipuran memiliki luas wilayah sekitar 1,12 Ha.
Sekalipun Bali banyak didatangi turis mancanegara yang berasal dari berbagai negara di dunia, namun bukan berarti serta-merta Bali kehilangan jati diri dan nuansa adatnya. Masyarakat Bali terkenal sebagai masyarakat yang taat dan rigid dalam memertahankan eksistensi budayanya. Desakan modernitas tak mampu mengaburkan dan menghilangkan budaya lokal yang hingga kini dianut masyarakat setempat secara kuat.
Salah satu desa yang masih mempertahankan warisan nenek moyang atau leluhur adalah Desa Adat Penglipuran. Desa ini memiliki keunikannya tersendiri karena, misalnya, corak pintu gerbangnya (mereka menyebutnya dengan “angkul-angkul”) terlihat sama satu dengan yang lainnya. Begitu juga dengan penampilan fisik Desa Penglipuran yang sangat indah dan khas. Jalan yang menuju ke desa ini terlihat begitu terawat, bersih dan berundah-undak.
Potensinya Besar
Jangan tanya soal potensi wisata desa ini karena Penglipuran terkenal dengan adatnya yang unik serta memiliki frekuensi perayaan keagamaan yang sangat tinggi. Memang sentuhan modernitas tak bisa dihilangkan dari desa ini terlebih makin masifnya wisatawan yang datang, namun letak perumahan pada masing-masing keluarga tetap menganut falsafah Tri Hita Karana.
Apa yang dimaksud dengan Tri Hita Karana? Yakni sebuah ajaran filosopis yang senantiasa menjaga keharmonisan dalam relasi antar-sesama manusia, manusia dengan lingkungannya, serta manusia dengan Tuhan. Para generasi penerus Desa Penglipuran yang meskipun menikmati pendidikan formal sampai ke tingkatan universitas namun tetap diajarkan untuk selalu melestarikan tradisi yang diwarisi dari para leluhurnya. Mislanya saja, bangunan suci selalu terletak di hulu, perumahan di tengah, sedangkan ladang usaha berada di pinggir atau hilir.
Areal pemukiman serta jalan utama desa adat penglipuran adalah areal bebas kendaraan terutama roda empat. Keadaan ini, semakin memberikan kesan nyaman bagi para wisatawan yang datang. Kata penglipuran berasal dari kata penglipur yang artinya penghibur, karena semenjak jaman kerajaan , tempat ini adalah salah satu tempat yang bagus untuk peristirahatan.
Asal Kata Penglipuran
Menurut kepercayaan masyarakat setempat, kata “Penglipuran” dipercaya berasal dari kata Pengeling Pura yang memiliki arti tempat yang suci untuk mengingat para leluhur. Mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai petani, namun kini mereka mulai beralih menjadi membuka industri usaha kecil dan kerajinan rumah tangga.
Rabu, 10 April 2013
Sabtu, 30 Maret 2013
September 2010
aku mengawali kisahku dengannya...
iaa.adiek zayyana fahmy.dia yang dulu slalu menemaniku sebagai
sahabatku waktu sekolah slalu care padaku slalu ada saat aku butuh meski dulu kita sama –sama punya pasangan .
kita memang sudah dekat dari dulu sebagai sahabat .. saat itu kamu lulus Sma
kamu melanjutkan studymu dimakasar q merasa kehingan , g tau knp da sesuatu
yang hilang dari diriku messki saat itu aku punya pacar,.. setahun disana kamu
tanpa kabar,,oktober 2010 kamu kembali kesini aku marah denganmu kenapa tidak
memberiku kabar selama itu,..kamu datang kerumahku dengan canda yang biasa kamu
guraukan padaku,,saat itu aku baru sadar aku kehilanganmu saat kau tak
memberiku kabar.. kau pun berkata kehilanganku kamu tak ingin mengungkapkannya
karna qt shbat.. ternyata qt punya perasaan yang sama ...september 2010 saat
kamu pergi ke freeport saat itu q mengantarkanmu aku sangat sedih sangat
kehilangan..kaupun mengungkapkan hal yang sama kamu bilang tak ingn jauh dari ku ingin selau
bersamaku..aku sadar kalau selama ini kamu sayang lebih dari sahabat,, saat itupun kamu memintaku tuk sellau ada
dihatimu menjadi pasangan hidupmu temani hari-hari mu.. aku bahagia sekaligus
sedih karna kamu ungkapkan itu saat kamu ada di perjalanan untuk pergi jauh
dari ku mengejar cita-citamu.. akupun menjawanya dengan ikhlas “iya”... !!!
tidak mudah memang aku punya pacar yang harus terpisah dengan jarak dan waktu
..tapi aku ikhlas kamu pergi untuk mengejar cita-citamu aku berharap kamu jadi
orang yang sukses bisa mmembanggakan orangtua mu..6 bulan berlalu kamu beru
cuti kerja pulang dan bertemu denganku,,aku sayang kamu meski qt tak pernah
bertemu tapi aku tau kamu orang yang sangat baik , orang yang mengerti aku
,yang terima aku dengan adanya diriku ,,
kamu slalu meyakinkan aku bahwa kamu yang terbaik untukku,, yang ingin
membahagiakan aku.. aku bahagia dengan
sikapmu padaku...
hari berganti
minggu.. minggu berganti bulan..dan bulan berganti tahun ,,tak terasa kita
sudah hampir 3 tahun melewati waktu bersama,
kamu smakin menunjukkan padaku dan keluargaku bahwa kamu yang terbaik,,.
Langganan:
Komentar (Atom)





