Kamis, 22 Agustus 2013

Terima kasih tlah menjadi cerita dalam hidupku ''faylien"

smua hanya bisa kita kenang saat smua harapan cita dan mimpi yang kita ukir berdua tlah dihancurkan aku melewati kehingar bingaran kota ini…. tapi rasaku mati…. semua senyap….sekalipun itu tidak gelap… menikmati lampu - lampu kota.. menyusun penglihatan dari jauh mata memandang… ………………………………….. dalamnya perasaan ini, halusnya jujur ini…tak mengerti seperti apa hati itu berbentuk saat ini, selalu sepi… tapi sungguh ternikmati setiap inci yang tiada dipeduli… keindahan di atas keacuhan… karena itulah bahasa diam lebih indah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar