- Topeng Pajegan adalah dalam bahasa Bali yang berasal dari kata “pajeg” dan ditambah dengan sufik “an” menjadi pajegan yang berarti borongan, maksudnya seorang penari topeng memborong tapel dalam jumlah banyak untuk dipentaskan sendiri.
- Topeng Panca, dinamakan demikian karena jumlah pemain atau penarinya sebanyak lima orang topeng panca merupakan perkembangan
- Topeng Sidhakarya, adalah sejenis tari topeng yang berfungsi simbolis bila ditilik dari penamaan “Sidhakarya”; Sidhanya (selesainya) karya (yadnya) yang sedang diselenggarakannya itu. Yaitu sebagai penutup upacara keagamaan. Selain itu berfungsi juga sebagai pengusir atau penolak bala yang mengganggu jalanya upacara.
- Topeng Bobondresan, perkembangan yang paling akhir dari kesenian topeng yang bukan menggambarkan tokoh sejarah seperti tiga jenis yang telah disebut diatas tapi lebih fungsinya sebagai “interprenter” sebagai hamba raja, seperti pelawak, dengan raut topeng yang dibuat lucu dan nakal.
Wayang Wong, adalah sejenis topeng yang mengambil tokoh yang disesuaikan thema cerita seperti Ramayana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar